headerphoto Selamat Datang di Website Fakultas Hukum - UMS

PANDUAN PENYUSUNAN NASKAH PUBLIKASI TUGAS AKHIR MAHASISWA

Selasa, 29 Mei 2012 13:14:24 - oleh : natangsas

PANDUAN PENYUSUNAN

NASKAH PUBLIKASI TUGAS AKHIR MAHASISWA

 

Natangsa Surbakti

Wakil Dekan I Fakultas Hukum

Universitas Muhammadiyah Surakarta


Pendahuluan

         Kebijakan  Dirjen Dikti Diknas 2012 yang memberlakukan kewajiban bagi mahasiswa peserta program  Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), dan Strata 3 (S.3) untuk menerbitkan artikel ilmiah publikasi tugas akhir melalui jurnal/terbitan ilmiah berkala sebagai syarat ujian kelulusan, perlu ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. Kebijakan baru ini pada hakikatnya  mengisyaratkan perlunya pengondisian secara sistemik peningkatan kualitas proses belajar mengajar serta kualitas lulusan pendidikan tinggi secara nasional, sehingga dapat "berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah" dengan kualitas lulusan pendidikan tinggi di negara-negara lain.

          Untuk keperluan itu,   Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta telah mengeluarkan Surat Edaran perihal ketentuan penyerahan naskah publikasi tugas akhir ini. Penerbitan Surat Edaran ini juga mengandung maksud untuk meningkatkan kualitas akademik di lingkungan UMS.  Terkait dengan hal dimaksud, berikut ini disampaikan panduan atau rambu-rambu yang diharapkan dapat membantu para mahasiswa agar dapat memenuhi kewajibannya menyusun artikel publikasi tugas akhir.


Maksud dan Tujuan Penyusunan Naskah Publikasi

          Hasil akhir dari sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan dengan kerja keras, menguras tenaga dan pikiran, waktu serta biaya besar, tidaklah cukup berhenti hanya pada wujud sebuah laporan penelitian yang bernama skripsi. Hasil kerja keras yang bernama penelitian itu, seharusnya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat ilmiah khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Oleh karena itu sudah seharusnya hasil penelitian itu dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat dan kemanusiaan pada umumnya.

           Dengan latar belakang pemikiran demikian, maka sebuah penelitian seharusnya tidak berhenti pada produk laporan bernama skripsi, tetapi juga produk berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui berkala ilmiah, baik cetak ataupun online. Publikasi melalui terbitan berkala cetak atau online dimaksudkan, agar masyarakat akademik mengetahui kemajuan ilmiah yang berlangsung dalam sebuah institusi penyelenggara pendidikan tinggi, dalam hal ini Fakultas Hukum UMS.  Selain itu, juga berguna untuk mencegah terjadinya duplikasi penelitian di kemudian hari, baik dalam lingkup domestik maupun lingkup nasional atau bahkan internasional. Duplikasi penelitian pada dasarnya, selain mungkin saja mengandung unsur ketidakjujuran (plagiasi) yang harus dihindari, juga tidak memberikan sumbangan positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan.


Pengertian Artikel Publikasi Tugas Akhir

          Selama ini,  mahasiswa FH UMS yang akan menempuh ujian skripsi  diwajibkan menyusun ringkasan skripsi atau abstraksi skripsi dalam format artikel ilmiah. Kewajiban demikian itu telah berjalan dengan baik tanpa hambatan. Dengan adanya kebijakan baru ini, maka ketentuan lama yang telah berjalan, kemudian diperbaharui menjadi kewajiban menyusun karya ilmiah berupa naskah artikel publikasi penelitian yang diterbitkan melalui berkala cetak atau online.

         Naskah artikel publikasi tugas akhir yang dimaksudkan di sini merupakan sebuah karya tulis ilmiah yang disusun oleh mahasiswa sendiri dengan memuat sebagian atau seluruh pokok pikiran dari skripsi yang disusunnya. Panjang naskah artikel 12 s/d 15 halaman (tidak termasuk  halaman judul dan halaman pengesahan). Format tulisan mengikuti format karya ilmiah sebagaimana tertuang di dalam Buku Pedoman Penyusunan Skripsi Mahasiswa Fakultas Hukum UMS.

           Penyusunan artikel publikasi tugas akhir harus dilakukan dengan berpedoman pada buku Pedoman Penyusunan Skripsi yang tersedia di TU FH UMS. Sikap cermat dan teliti diperlukan baik pada semua aspek penulisan karyailmiah yang meliputi (1) aspek struktur/format atau sistematika, (2) aspek substansi atau materi karya ilmiah, (3) aspek penyajian bahasa serta  hal-hal yang bersifat teknis lainnya seperti tata cara penulisan catatan kaki, penomoran catatan kaki, catatan kaki bersumber pada buku, majalah, artikel surat kabar, jurnal, bahan internet, dan hasil wawancara. Demikian juga halnya teknis penulisan daftar pustaka. Sikap cermat dan teliti perlu diterapkan secara sungguh-sungguh sejak penyusunan draft awal hingga proses editing naskah. Ketidakcermatan dan ketidaktelitian akan berakibat banyaknya kekeliruan yang memerlukan proses editing yang sudah barang tentu memakan waktu lama.


Prinsip: Berat di Depan Ringan di Belakang

         Dalam penyusunan karya ilmiah pada umumnya, dan khususnya naskah artikel publikasi tugas akhir ini, prinsip yang harus dipegang teguh ialah, "berat di depan  ringan di belakang; ringan di depan berat di belakang".  Artinya, kalau sejak awal mahasiswa telah berpedoman secara cermat  pada Buku Pedoman Penyusunan Skripsi, maka proses konsultasi dan editing naskah publikasi akan menjadi ringan.  Sebaliknya, bilamana mahasiswa lalai atau acuh terhadap standar penulisan yang terdapat dalam Buku Pedoman, maka proses konsultasi dan editing akan menjadi berat, karena bagaimanapun naskah artikel publikasi tugas akhir hanya akan diterima bilamana telah sesuai dengan standar baku menurut Buku Pedoman Penyusunan Skripsi.

 

Surat Edaran Rektor UMS

           Menindaklanjuti kebijakan Kemendiknas tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta telah menerbitkan surat Edaran Nomor 192/A.4-II/V/2012 tertanggal 24 Mei 2012, perihal naskah artikel publikasi hasil dan tugas akhir mahasiswa.  Surat Edaran ini dikeluarkan dengan maksud untuk meningkatkan kualitas akademik di lingkungan UMS.  Surat Edaran tersebut memuat ketentuan bahwa naskah artikel publikasi tugas akhir  terdiri dari 12 s/d 15  halaman (tidak termasuk halaman judul/cover dan halaman pengesahan). Berdasarkan Surat Edaran tersebut,  naskah publikasi tugas akhir mahasiswa merupakan syarat pendaftaran wisuda dan pengambilan ijasah kelulusan.  Hal ini berarti naskah publikasi tugas akhir pada dasarnya bukan syarat ujian skripsi, namun dapat dipahami bahwa demi meringankan pekerjaan mahasiswa di kemudian hari, maka seyogyanya disusun dan dikonsultasikan kepada dosen Pembimbing Skripsi.            

          Di dalam Surat Edaran Tektor UMS dimaksud, terdapat 7 (tujuh) butir ketentuan yakni: (1) Mahasiswa mengumpulkan ke perpustakaan UMS naskah publikasi hasil dari tugas akhir berjumlah 12 s.d 15 halaman di luar halaman judul dan pengesahan, dengan gaya penulisan menyesuaikan masing-masing program; (2) Naskah publikasi akan dievaluasi dengan menggunakan program pelacak plagiasi; (3) Naskah publikasi tidak merupakan hasil plagiasi, apabila naskah terbukti hasil plagiasi maka ijasah yang bersangkutan kan dicabut; (4) Naskah lengkap tugas akhir D-3, D-4 dan D-1 merupakan koleksi pribadi bagi mahasiswa; (5) Naskah lengkap tesis dan disertasi wajib diserahkan ke perpustakaan Pascasarjana; (6) Naskah Disertasi akan diterbitkan secara lengkap berupa monografi oleh UMS; (7) Ketentuan ini berlaku mulai lulusan 1 Juni 2012.

            Sebagai tindak lanjut penerbitan Surat Edaran Rektor di atas, Dekn FH UMS Muchamad Iksan, S.H.,M.H. memberikan rambu-rambu ketentuan khusus bagi mahasiswa FH UMS. Rambu-rambu khusus ini ditujukan terutama kepada mahasiswa yang telah selesai ujian skripsi, berupa kewajiban mengumpulkan ke Tata Usaha FH UMS untuk kepentingan dokumentasi hukum, berupa: (1) Skripsi versi lengkap (hard cover) 1 eksemplar; (2) CD berisi Skripsi  lengkap dan Naskah Artikel Publikasi Skripsi dalam format Words (Windows); (3) Naskah Artikel Publikasi Ilmiah  (12 - 15 halaman) 1 eksemplar.

 

Sistematika  Naskah

          Sebagai panduan bagi mahasiswa FH UMS,  ketentuan  penyusunan naskah artikel publikasi tugas akhir dimaksud dijabarkan dengan sistematika berikut ini:


JUDUL (hurup kapital, maksimum lima belas kata)

Baris Kepemilikan (terdiri dari Nama Penulis dan NIM, dan kata-kata Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Abstrak dalam bahasa Indonesia & abstrak bahasa Inggeris (masing-masing maksimum 100 kata - dihitung dengan word counter - 1 spasi)


PENDAHULUAN ( 2 - 3 halaman, 2 spasi)

Memuat uraian mengenai; latar belakang;   rumusan masalah;  tujuan dan manfaat penelitian;  kerangka pemikiran;  metode penelitian yang digunakan. Uraian yang memuat butir-butir bernomor (pointers),  tidak boleh diurutkan ke bawah, tetapi harus diurutkan ke samping dalam format narasi alinea. Uraian tidak harus  disertai subjudul, tetapi isi uraian di dalam masing-masing alinea dan kalimat memperlihatkan secara tegas maksudnya.


PEMBAHASAN (7 - 9 halaman, 2 spasi)

Memuat hasil penelitian dan pembahasannya, sesuai dengan urutan masalah yang diteliti satu per satu. Subjudul perlu disebutkan dengan kata-kata (frasa) berhuburf kecil dengan awal kata hurup besar. Pembahasan memuat elaborasi data hasil penelitian dengan teori, konsep atau pemikiran-pemikiran  yang relevan. Bahan-bahan yang dikutip wajib disertai dengan catatan kaki, kemudian sumber-sumber bahan yang dirujuk disebutkan di dalam daftar pustaka. Uraian yang memuat butir-butir bernomor (pointers),  tidak boleh diurutkan ke bawah, tetapi harus diurutkan ke samping dalam format narasi alinea.

Contoh:

Fakultas dan Program Studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta

           Universitas Muhammadiyah Surakarta terdiri dari beberapa Fakultas dan Program Studi: (1) Fakultas Hukum, terdiri dari satu Program Studi, yakni Ilmu Hukum. Fakultas/Program Studi Ilmu Hukum memiliki beberapa bidang konsentrasi, yakni (a) Bidang Hukum Tata Negara/Hukum Administrasi Negara, (b) Bidang Hukum Perdata, (c) Bidang Hukum Pidana, (d) Bidang Hukum Islam, (e) Bidang Hukum Acara;  (2) Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, terdiri dari beberapa Program Studi, yakni (a) Pendidikan Matematika, (b) Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, dengan konsentrasi (i) Bahasa dan Sastra Jawa, (ii) Bahasa dan Sastra Melayu, (iii) Bahasa dan Sastra Bali; (c) Pendidikan Biologi; (3) Fakultas Ekonomi; (4) Fakultas Psikologi.


PENUTUP (1-2  halaman, 2 spasi)

Memuat kesimpulan dan saran. Uraian yang memuat butir-butir bernomor (pointers),  tidak boleh diurutkan ke bawah, tetapi harus diurutkan ke samping dalam format narasi alinea.


DAFTAR PUSTAKA (1- 2  halaman, 1 spasi, antar buku diberi spasi tambahan, diurutkan sesuai abjad, tidak boleh diberi nomor urut)


Penutup

          Kebijakan baru dalam dunia pendidikan nasional berupa kewajiban menyusun dan menerbitkan artikel publikasi tugas akhir bagi mahasiswa, perlu disambut dengan sikap yang positif. Dengan pemberlakuan kebijakan ini, diharapkan terjadinya peningkatan kualitas lulusan pendidikan secara nasional, baik dalam aspek substansi akademik maupun dalam aspek moralitas akademik/kejujuran.

          Peningkatan kualitas lulusan  tentu harus didahului dengan peningkatan kualitas proses belajar mengajar selama perkuliahan semester reguler. Bagi perguruan tinggi seperti UMS yang memang sejak lama memiliki komitmen penuh meningkatkan kualitas lulusan melalui peningkatan kualitas proses belajar mengajar, kewajiban penerbitan artikel publikasi tugas akhir mahasiswa merupakan suatu perkembangan  yang disambut sebagai sesuatu yang wajar.(NS)

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Akademika" Lainnya