Mahasiswa FH UMS Sukses Kembangkan Bisnis Parfum melalui Program Wirausaha Merdeka 2024

WhatsApp Image 2024-12-10 at 15.05.38

Surakarta, Desember 2024 – Program Wirausaha Merdeka (WMK) 2024 kembali memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Salah satu peserta yang berhasil menarik perhatian adalah Muhammad Farhan Ramadhan, mahasiswa Fakultas Hukum UMS, yang sukses mengembangkan bisnis parfum berbasis minyak atsiri melalui program ini. Tahap awal program dimulai dengan workshop intensif selama dua minggu, membekali peserta dengan berbagai materi penting, mulai dari Business Model Canvas, Design Thinking, hingga Market Research. Peserta juga dilatih untuk mengasah kepemimpinan, keterampilan komunikasi, dan pemecahan masalah. “Workshop ini memberikan pemahaman yg lengkap kepada saya untuk mengembangkan ide bisnis yang matang,” ujar Farhan.

Farhan berkesempatan magang di PT Syailendra Bumi Investama, sebuah perusahaan minyak atsiri. Selama dua bulan, ia mempelajari proses penyulingan, kontrol kualitas, dan formulasi produk. “Kunjungan ke lokasi penyulingan minyak atsiri di Boyolali memperluas wawasan saya tentang proses dari hulu ke hilir,” ungkapnya. Melalui fase akselerasi, Farhan bersama timnya berhasil menciptakan brand parfum alami berbasis minyak atsiri bernama “Luminara Parfum”. Produk ini memanfaatkan bahan baku lokal seperti serai wangi dan cengkeh, dengan konsep ramah lingkungan dan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Dengan bimbingan mentor, timnya berhasil mengembangkan formulasi produk, desain kemasan, dan strategi pemasaran yang efektif.

WhatsApp Image 2024-12-10 at 15.06.15

Tahap penting dalam pengembangan usaha adalah perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Farhan dan timnya mendaftarkan merek dagang, desain kemasan, serta formulasi produk ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Dalam sesi pitching, mereka berhasil memukau panel penilai dengan proyeksi bisnis dan strategi pengembangan produk. Dalam expo yang digelar di Goro Assalam, “Luminara Parfum” berhasil menarik minat masyarakat. Dengan penjualan hampir 50 unit dalam dua hari, produk ini membuktikan daya tariknya di pasar lokal. “Antusiasme pengunjung di expo menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengembangkan produk ini,” ujar Farhan.

Program WMK 2024 ditutup dengan perayaan pencapaian peserta dan pemberian penghargaan kepada tim-tim terbaik. Farhan menyampaikan, “Program ini memberikan pengalaman yang tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir kewirausahaan yang kuat. Saya optimis dengan potensi produk berbasis kekayaan lokal seperti minyak atsiri.” Dengan pengalaman ini, Muhammad Farhan Ramadhan membuktikan bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UMS mampu berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan kewirausahaan berbasis sumber daya lokal.