Surakarta–Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Workshop Metode Pembelajaran di Ruang Sidang FHIP UMS (14/3/2026). Kegiatan tersebut mengadirkan Wibowo Heru Prasetiyo, Ph.D. sebagai fasilitator.
Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada mahasiswa (student-centered learning). Dalam pemaparannya, Wibowo Heru Prasetiyo menjelaskan bahwa paradigma pembelajaran di perguruan tinggi saat ini tidak lagi menempatkan dosen sebagai satu-satunya sumber informasi, melainkan sebagai fasilitator yang mendorong mahasiswa untuk aktif dalam proses belajar.
Perubahan paradigma tersebut sejalan dengan tuntutan regulasi pendidikan tinggi yang mendorong terciptanya proses belajar yang inklusif, kolaboratif, dan kreatif. Tujuan utamanya adalah menghasilkan lulusan yang tidak hany amemhami teori, tetapi juga mampu memecahkan persoalan nyata di dunia kerja.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai pendekatan pembelajaran inovatif, di antaranya Case Method, Problem-Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), serta Team-Based Project. Metode-metode tersebut dirancang untuk mendorong mahasiswa lebih aktif melalui analisis kasus, diskusi kelompok, serta pengembangan proyek kolaboratif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen di lingkungan FHIP UMS dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta tantangan dunia profesional.
