FHIP UMS Gelar Pertemuan Orang Tua/Wali Mahasiswa Angkatan 2025/2026

Surakarta–Fakultas Hukum dan Ilmu Politik UMS menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Orang Tua/Wali Mahasiswa Angkatan Tahun Akademik 2025/2026 pada pukul 09.00 WIB di Edutorium KH Ahmad Dahlan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta orang tua dan wali mahasiswa baru, baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Fakultas Hukum dan Ilmu Politik UMS dalam mempererat komunikasi dan membangun sinergi antara kampus dengan orang tua mahasiswa. Melalui forum ini, fakultas memperkenalkan sistem pendidikan, layanan akademik, pembinaan kemahasiswaan, hingga berbagai program pengembangan kompetensi yang akan dijalani mahasiswa selama menempuh studi di FHIP UMS.

Dekan FHIP UMS, Prof. Dr. Kelik Wardiono, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran orang tua dan wali mahasiswa bukan sekadar menghadiri agenda seremonial rutin, melainkan menjadi bentuk kepercayaan besar kepada kampus dalam mendampingi masa depan putra-putri mereka.

“Mahasiswa yang hadir di fakultas ini bagi kami bukan sekadar deretan angka statistik pendaftaran. Mereka adalah amanah yang dititipkan oleh Allah SWT melalui tangan ibu dan bapak kepada kami untuk dijaga, dididik, dan dikembangkan potensinya,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Dekan juga menjelaskan perkembangan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang terus mengalami peningkatan baik dari sisi jumlah program studi, capaian akreditasi unggul, maupun pengakuan internasional. Ia menegaskan bahwa FHIP UMS berkomitmen membangun kualitas pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter dan integritas mahasiswa.

Selain memperkenalkan jajaran pimpinan fakultas dan program studi, Dekan juga menekankan pentingnya kemitraan antara kampus dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan mahasiswa.

“Pendidikan yang sejati membutuhkan hubungan kerja sama, komunikasi, dan keselarasan rasa antara ruang kelas di kampus dan ruang doa di rumah Bapak dan Ibu sekalian,” tuturnya.

Pada sesi berikutnya, Wakil Dekan I FHIP UMS, Dr. Syaifuddin Zuhdi, S.HI., M.HI., memaparkan berbagai aspek pendidikan, kemahasiswaan, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta pengkaderan yang menjadi fondasi pembentukan karakter mahasiswa di lingkungan FHIP UMS.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk unggul secara akademik, tetapi juga dibekali kemampuan komunikasi, kepemimpinan, problem solving, dan daya saing global melalui berbagai program internasional, organisasi kemahasiswaan, hingga pengabdian masyarakat.

“Harapan kami, mahasiswa yang lulus dari UMS tidak hanya jago kandang di Solo atau Jawa Tengah saja, tetapi mampu bersaing minimal di tingkat ASEAN,” ungkapnya.

Wakil Dekan I juga menjelaskan berbagai inovasi akademik di FHIP UMS, salah satunya adalah kebijakan tugas akhir berbasis luaran yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi melalui artikel ilmiah, publikasi, maupun karya inovatif sebagai alternatif pengganti skripsi..

Selain itu, pihak fakultas juga memperkenalkan berbagai layanan pendukung mahasiswa seperti pembimbing akademik, layanan kesehatan, pendampingan psikologi, pusat pengembangan karier, hingga sistem digital akademik “Star Parent” yang memungkinkan orang tua memantau perkembangan akademik mahasiswa secara langsung.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Hukum FHIP UMS, Dr. Nuria Siswi Enggarani, S.H., M.Hum., menjelaskan berbagai program praktik profesional mahasiswa melalui Laboratorium Hukum FHIP UMS.

Ia menyampaikan bahwa laboratorium hukum di FHIP bukan laboratorium eksperimen seperti bidang sains, melainkan ruang praktik yang digunakan untuk simulasi persidangan, mediasi, konsultasi hukum, hingga praktik penanganan perkara secara langsung.

“Laboratorium Fakultas Hukum menjadi wadah bagi mahasiswa untuk latihan simulasi persidangan, analisis kebijakan, mediasi, klinik hukum, dan konsultasi hukum,” jelasnya.

Dr. Nuria juga menjelaskan bahwa mahasiswa semester akhir nantinya akan mengikuti berbagai program praktik dan magang bersertifikat di kantor advokat, notaris, instansi pemerintahan, maupun dunia industri. Program tersebut dirancang agar mahasiswa mampu menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan praktik profesional di lapangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara orang tua/wali mahasiswa dengan pimpinan fakultas. Dalam sesi tersebut, sejumlah orang tua menyampaikan apresiasi terhadap keterbukaan komunikasi yang dibangun FHIP UMS sekaligus memberikan berbagai masukan terkait sistem pembelajaran daring, pemantauan perkembangan akademik mahasiswa, hingga penguatan kurikulum berbasis karakter dan kearifan lokal.

Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, pihak fakultas menjelaskan bahwa sistem pembelajaran daring masih relevan diterapkan sebagai bagian dari transformasi pendidikan digital yang memungkinkan materi perkuliahan terdokumentasi dengan baik melalui platform pembelajaran daring.

Selain itu, pihak fakultas juga menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan bukan menjadi syarat kelulusan, melainkan sarana pengembangan soft skill dan pengalaman sosial mahasiswa.

“Kami mencoba membuka berbagai macam jalur untuk mempermudah mahasiswa karena tantangan terbesar memang ada di tugas akhir,” jelas pihak fakultas saat sesi diskusi.

Setelah sesi utama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi koordinasi dan diskusi bersama masing-masing program studi. Orang tua dan wali mahasiswa dibagi ke dalam ruang diskusi sesuai program studi, yaitu Program Studi Ilmu Hukum, Administrasi Publik, dan Hubungan Internasional. Pada sesi ini, para orang tua memperoleh penjelasan yang lebih spesifik terkait kurikulum, sistem pembelajaran, budaya akademik, hingga mekanisme pendampingan mahasiswa di masing-masing program studi.

Melalui forum diskusi tersebut, orang tua juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan ketua program studi dan dosen terkait berbagai kebutuhan maupun harapan terhadap proses pendidikan putra-putri mereka selama menempuh studi di FHIP UMS. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif sebagai bentuk komitmen fakultas dalam membangun komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan dengan para orang tua mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, FHIP UMS berharap sinergi antara kampus dan orang tua dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung keberhasilan akademik, pengembangan karakter, serta masa depan mahasiswa sebagai generasi profesional dan berintegritas.